Herba ASI Melancarkan Air Susu Ibu

Formulasi Bahan Alam Untuk Membantu Melancarkan Air Susu ibu
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi yang harusnya tak tergantikan selama 6 bulan pertama kelahiran bayi. ASI menjadi antibodi alami bagi bayi dan memenuhi kebutuhan nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Sayangnya, tidak semua ibu mampu memproduksi ASI yang mencukupi, bisa disebabkan pola makan, kondisi psikologis, stress dan sebagainya.

HIU ASI merupakan formula bahan alam untuk ibu yang sedang menyusui. HIU ASI terbuat dari ekstrak daun katuk dan ekstrak daun pepaya yang dipercaya memberikan manfaat melancarkan keluarnya ASI yang dibutuhkan oleh si buah hati. HIU ASI dapat diminum setiap hari selama masa menyusui atau bila perlu.

HIU ASI | Formulasi Bahan Alam Untuk Membantu Melancarkan Air Susu ibu
HIU ASI

Kemasan : Dus, Botol Isi : 60 Kapsul

Sertifikat Halal Cangkang Kapsul : BP POM MUI No. 00140016360701

Diproduksi Oleh : Herbal Indo Utama Magelang - Indonesia

Komposisi : Tiap kapsul mengandung ekstrak :


  • Daun Katuk (Sauropus androgynus folium) 200 mg
  • Daun Pepaya (Carica papaya folium) 200 mg

Manfaat dan Kegunaan :
  • Secara tradisional digunakan untuk membantu melancarkan ASI,
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI,
  • Sebagai nutrisi bagi ibu dan bayi.

Aturan Minum :
3 x sehari 1-3 kapsul, bila perlu selama masa menyusui
(Pagi 3 Kapsul, Sore 3 Kapsul dan Malam 3 Kapsul)

Saran Penyimpanan :
Simpan pada tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Simpan pada suhu di bawah 30° C.

No. Registrasi : POM TR. 133 374 081

Harga :

  • Rp 50.000,- (Jawa)
  • Rp 55.000,- (Luar Jawa)

Anjuran Terapi Pendukung :
  • Memperbanyak minum air putih (2 liter perhari),
  • Perbanyak makan sayuran dan buah,
  • Istirahat yang cukup,
  • Hindari stress.

Peringatan : Tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan anak-anak dibawah umur 2 tahun.

“Tidak ada kebaikan dalam hidup ini kecuali salah satu dari dua orang:
1. Orang yang diam namun berpikir atau
2. Orang yang berbicara dengan ilmu.”
[Abu ad-Darda’ Radhiallohu 'anhu]